Dollar Cost Averaging (DCA) dan Lump Sum Investing adalah dua pendekatan berbeda untuk menempatkan dana ke pasar. DCA membagi investasi menjadi porsi kecil yang ditanamkan secara berkala, sementara lump sum menempatkan seluruh dana sekaligus dalam satu transaksi.
Perdebatan keduanya berpusat pada trade-off antara mengurangi risiko timing yang buruk versus memaksimalkan waktu dana bekerja di pasar. Data historis menunjukkan lump sum sering menang di pasar yang terus naik, tetapi DCA memberikan perlindungan psikologis dan finansial yang berharga saat pasar volatile atau turun.
Memahami kapan masing-masing strategi unggul membantu investor menghindari penyesalan akibat keputusan timing yang emosional.
Sebagai ilustrasi, jika Anda memiliki dana Rp 12 juta, DCA akan membaginya menjadi Rp 1 juta setiap bulan selama setahun, sedangkan lump sum langsung menempatkan seluruh Rp 12 juta ke pasar pada hari yang sama.