Hammer dan Doji adalah dua pola candlestick tunggal yang sering muncul di titik balik pasar, tetapi keduanya memberikan jenis sinyal yang berbeda. Hammer memiliki body kecil di bagian atas dengan shadow bawah panjang yang menyerupai palu, menandakan penolakan kuat terhadap penurunan harga lebih lanjut.
Doji terbentuk ketika harga pembukaan dan penutupan hampir identik, menciptakan bentuk silang yang mencerminkan ketidakpastian pasar antara pembeli dan penjual, bukan sinyal arah yang jelas.
Karena keduanya sering disalahartikan sebagai sinyal pasti, memahami perbedaan konteks kemunculannya sangat penting bagi trader yang mengandalkan analisis candlestick.
Secara visual, Hammer memiliki wick bawah yang panjangnya 2-3 kali lipat dari body-nya, sementara Doji ditandai dengan open dan close yang hampir identik sehingga membentuk garis silang dengan shadow atas dan bawah yang relatif seimbang.