MACD dan Bollinger Bands adalah dua indikator populer yang sering digunakan bersamaan, meski keduanya mengukur aspek pasar yang berbeda. MACD adalah indikator momentum yang menghitung selisih antara dua rata-rata bergerak eksponensial untuk mengidentifikasi perubahan trend, sementara Bollinger Bands adalah indikator volatilitas yang menampilkan band di sekitar rata-rata bergerak untuk menunjukkan kondisi overbought dan oversold.
Trader membandingkan keduanya karena MACD unggul di pasar trending sementara Bollinger Bands lebih efektif di pasar sideways, membuat keduanya cocok untuk kondisi pasar yang berlawanan.
Memahami kapan masing-masing indikator paling reliable membantu trader menghindari sinyal yang menyesatkan di kondisi pasar yang tidak sesuai.
MACD dihitung dari selisih EMA 12 dan EMA 26 dibanding dengan signal line EMA 9, sementara Bollinger Bands menggunakan SMA 20 periode ditambah-kurangi dua standar deviasi untuk membentuk band atas dan bawahnya.