Saham dan Obligasi adalah dua kelas aset fundamental yang menjadi fondasi hampir setiap portofolio investasi. Saham mewakili sertifikat kepemilikan sebagian dari sebuah perusahaan, memberikan hak atas keuntungan dan aset perusahaan melalui capital gain dan dividen.
Obligasi adalah instrumen utang yang mewakili pinjaman kepada perusahaan atau pemerintah, memberikan imbal hasil berupa bunga kupon yang dibayarkan secara berkala dengan risiko yang jauh lebih rendah dibanding saham.
Investor membandingkan keduanya karena perbedaan risiko dan potensi return yang signifikan ini menentukan bagaimana portofolio harus disusun sesuai tujuan dan toleransi risiko masing-masing.
Data historis menunjukkan saham memberikan return rata-rata sekitar 10% per tahun dalam jangka panjang, jauh melampaui obligasi, namun dengan konsekuensi volatilitas dan risiko kehilangan modal yang jauh lebih besar dibanding instrumen utang tersebut.