Growth Investing dan Value Investing adalah dua filosofi investasi saham yang telah bersaing selama puluhan tahun. Growth Investing berfokus membeli saham perusahaan dengan pertumbuhan revenue dan earnings di atas rata-rata pasar, mengandalkan prospek masa depan dan inovasi bisnis.
Value Investing sebaliknya mencari saham yang diperdagangkan di bawah nilai fundamentalnya, menggunakan rasio valuasi seperti P/B dan P/E untuk menemukan diskon harga dibanding nilai sebenarnya perusahaan.
Perbandingan keduanya penting karena masing-masing unggul di kondisi pasar yang berbeda — growth cenderung bersinar saat ekonomi ekspansif, sementara value sering terbukti lebih tangguh saat pasar sedang jatuh.
Growth investing umumnya mengandalkan metrik seperti Price-to-Earnings Growth dan pertumbuhan revenue, sementara value investing lebih berfokus pada Price-to-Book, Price-to-Earnings, dan dividend yield untuk menilai apakah sebuah saham benar-benar diperdagangkan di bawah nilai wajarnya.